Minggu, 11 September 2011

SAFARI LEBARAN KMKS 1432 H

Satu bulan penuh kewajiban puasa dijalani pada bulan Ramadlan. Tibalah dipenghujung Ramadlan dikumandangkan takbiran menyambut datangnya hari raya Idul Fitri 1 syawwal 1432 H. Hari kemenangan yang disambut semua orang. Saling memaafkan dan saling berkunjung untuk menyambung tali persaudaraan yang penuh kasih sayang, yakni silaturahim. Hal yang demikian juga dilakukan oleh Keluarga Mahasiswa Kudus Semarang (KMKS) IAIN Walisongo.
Pada hari sabtu yang cerah bertepatan dengan tanggal 4 Syawwal 1432 H/ 3 September 2011, kami KMKS IAIN Walisongo mengadakan kegiatan Safari Lebaran KMKS dengan mengunjungi sedulur-sedulur KMKS beserta keluarganya.
Kami yang terdiri dari Ricky Rachman, M. Rikza Muqtada, Nila Chusniya, Khoirul Wardah, Shofiyatul Maula, Firman Ubaidillah, Jalal Makhali, Choris Wahyuni, Hambali Fitriyanto, Mugi Gumilang, Syukron Alaik, Nova Rifkhi Fitriana dan Umar Imamuddin memulai perjalanan pukul 08.00 WIB, yang sebelumnya berkumpul terlebih dahulu di masjid Agung Kudus.
Pertama kali rombongan meluncur ke daerah kecamatan Jati yaitu sedulur M. Akmaluddin dan dilanjut ke tempat sedulur Mugi Gumilang. Beralih ke kecamatan Kota, kami mengunjungi kediaman sedulur Khoirul Wardah dan Nila Chusniya. Sekitar pukul 11.00 WIB kami menuju bagian barat kota Kudus tepatnya kecamatan Kaliwungu yaitu sedulur Umar Imamuddin, Fatimah dan Choris Wahyuni. Panas siang itu kami tetap melanjutkan perjalanan menyusuri kawasan kecamatan Gebog, dimulai dari rumah senior KMKS yakni Ady Agus Setyawan dilanjutkan sedulur Syukron Alaik. Tidak terlewati pula ke tempat Ricky Rachman selaku ketua KMKS periode 2010/2011, dan ketua KMKS sebelumnya, periode 2009/2010 yaitu M. Khasan Amrullah.
Masih di kawasan Gebog, perjalanan berikutnya ke rumah sedulur Hambali Fitriyanto sambil istirahat sejenak untuk meneruskan petualangan jelajah kota Kudus. Sekitar pukul 15.00 WIB kami meneruskan kunjungan ke rumah sedulur Risda Umami di daerah Menawan.
Dari wilayah Gebog, kami menuju kecamatan Dawe tepatnya desa Lau rumah sedulur Jalal Makhali. Dilanjut ke sedulur M. Rikza Muqtada di Singocandi Kota dan sedulur Nova Rifkhi Fitriana di daerah kecamatan Bae.
Waktu sudah semakin sore, kami tetap melanjutkan perjalanan yang terakhir kala itu dengan mengunjungi sedulur Syariful Anam, S. Th. I selaku senior KMKS.
Tepat adzan Maghrib berkumandang kami pun mengakhiri perjalanan Safari Lebaran KMKS 1432 H. harapan kami semoga dapat mempererat tali silaturahim diantara anggota KMKS yang lain.

By : Admin

Sabtu, 13 Agustus 2011

BUKA BERSAMA RAMADLAN 1432 H DAN TA’ARUF KMKS WALISONGO SEMARANG

Sore itu terlihat ada beberapa bendera hijau dan beberapa motor di timur audit II kampus III IAIN Walisongo Semarang. Pada Jumu’ah Pahing, 12 Ramadlan 1432 H/12 Agustus 2011 M, KMKS IAIN Walisongo Semarang mengadakan buka bersama dan ta’aruf yang dikhususkan bagi mahasiswa baru. Kebetulan hari itu merupakan hari terakhir kegiatan orientasi pengenalan kampus. Tepat pukul 17.00 WIB acara baru dimulai dikarenakan menunggu peserta yang belum datang.

Acara ini diikuti oleh sekitar 30 warga KMKS IAIN Walisongo Semarang, terdiri dari mahasiswa lama, baru dan tamu undangan dari Universitas Wahid Hasyim Semarang. “Acara ini diperuntukkan untuk mahasiswa baru agar mereka tahu apa dan bagaimana KMKS IAIN Walisongo Semarang itu. Diharapkan setelah ini mereka dapat berpartisipasi dan aktif dalam kegiatan KMKS berikutnya”, kata ketua KMKS IAIN Walisongo, Ricky Rachman. Selain itu, hadir juga beberapa senior KMKS yang memang telah lama tidak kelihatan. Acara diakhiri dengan buka bersama dan ditutup oleh Risda Umami pukul 18.20 WIB.

By: Admin

Senin, 06 Juni 2011

SAFARI KKN BULAN MEI 2011 M

Cuaca pagi hari pada Ahad Legi, 04 Jumadil Akhir 1432 H/8 Mei 2011, tidak begitu bersahabat untuk bepergian. Tetapi beberapa orang dari Keluarga Mahasiswa Kudus Semarang (KMKS) IAIN Walisongo terlihat di depan Ubinsa IAIN Walisongo Semarang. Itulah mereka yang akan ikut Safari KKN KMKS Walisongo.

Sebagai sedulur sesama orang kudus, yang muda-muda ingin melihat atau mengunjungi saudara tuanya sedang melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) yang bertempat di beberapa kecamatan di kota Kendal Safari KKN kali ini dilakukan pada saat liburan kuliah dengan harapan tidak mengganggu aktivitas kuliah.

Sebanyak 4 posko yang akan dikunjungi. Berkumpul di depan Ubinsa pukul 07.00 WIB dengan 8 orang yang akan melakukan perjalanan ini. Pukul 09.00 WIB berangkat dari kampus IAIN Walisongo menuju lokasi yang pertama yaitu posko 70, tempat saudara Setiyanto di desa Curug Sewu. Perjalanan jauh disertai jalannya yang terjal bagai sirkuit Sepang. Rombongan sampai lokasi pukul 11.00. setelah istirahat dan bincang-bincang sebentar dengan teman-teman yang ada disana. Saat waktu menunjukkan pukul 11.50 WIB, rombongan meninggalkan posko tersebut guna melanjutkan perjalanan menuju lokasi selanjutnya.
Jam mengarah pada pukul 12.50 sesampainya di lokasi ke-2 yaitu posko 66 di desa Gedong, tempat saudara Fakhrul Anshori dan pukul 13.15 rombongan melanjutkan perjalanannya. Lokasi ke-3 sudah menunggu, yaitu posko 65 di desa Paturen Pagersari. Di posko 65, rombongan akan menjenguk saudara M. Nur Zuhri dan pukul 13.33 tiba di lokasi. Keluar dari desa Paturen pukul 14.20 menuju selanjutnya sekaligus terakhir yang tempatnya agak jauh lagi dari sekarang.
Posko terakhir yang akan dikunjungi adalah posko 74 di desa Gondoharum tempat Muhammad Khasan Amrullah, mantan ketua KMKS periode 2009-2010. Pukul 15.13 WIB rombongan tiba dilokasi. Karena sudah terlalu sore dan dikhawatirkan hujan yang mengguyur semakin deras, pukul 16.50, maka diputuskan untuk pulang. Ini dikarenakan beberapa sedulur mempunyai kegiatan sesudah Isya’. Air yang turun dari langit menemani perjalanan pulang. Setelah melewati jalan yang panjang dan berdebu, akhirnya pukul 19.30 WIB rombongan tiba di Ngaliyan dan sedulur-sedulur pun kembali ke tempatnya masing-masing.

by: Admin

Rabu, 04 Mei 2011

INFO PENDAFTARAN FAKULTAS USHULUDDIN IAIN WALISONGO SEMARANG

5 ALASAN MEMILIH FAKULTAS USHULUDDIN:
1. Lulusan berkesempatan sama menjadi guru profesional (Permendiknas No. 8 tahun 2009)
2. Beasiswa akademik yang merata, bagi mahasiswa berprestasi maupun kurang mampu. Antara lain:
- Lebih dari 400 beasiswa per tahun dari Kemenag, Supersemar, Bank Indonesia, Djarum, Gudang Garam, Kemendiknas dan lain-lain
- Beasiswa Bidik Misi (beasiswa sampai selesai S1) untuk 18 mahasiswa. 10 diantaranya diprioritaskan untuk hafidz-hafidzah Al-Qur’an
- Tersedia 143 beasiswa bagi pendaftar pertama.
3. Studi keislaman komprehensif dengan lingkungan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris yang kondusif
4. Perpustakaan terlengkap, didukung digital library serta hotspot area
5. Dosen profesional dan berkompeten, lulusan luar dan dalam negeri sekaligus alumni pesantren salaf maupun modern.

JURUSAN DI FAKULTAS USHULUDDIN:
1. Tafsir Hadits (Akreditasi A)
Kajian Tafsir Klasik, Kajian Tafsir Modern, Madzahib al-Tafsir, Masa’il al-Tafsir, Bahts al-Kutub, Syarh al-Hadits, Tahqiq al-Hadits, Takhrij al-Hadits, ilmu al-Jarh wa al-Ta‘dil.
2. Akidah filsafat (Akreditasi B)
Akidah, Filsafat Islam, Teologi Terapan, Ilmu Kalam, Tasawuf Falsafi, Manthiq.
3. Perbandingan Agama, Konsentrasi Agama dan Perdamaian (Akreditasi B)
Sosiologi Agama, Psikologi Agama, Management Konflik, Dialog Antar Agama, Teologi Perdamaian, Peace Education, Teori Konflik, Teknik Mediasi, Mediasi Peradilan.
4. Tasawuf dan Psikoterapi (Akreditasi B)
Tasawuf Sosial, Tasawuf Akhlaqi, Psikologi Abnormal, Psikologi Klinis, Sufi Healing, Konseling Psikoterapi, Tarekat & Konsep Suluk, Psikofarmaka dan Obat Tradisional, Ilmu Kesehatan Dasar, Psiko Diagnostik, Pengukuran Psikologi.

PROGRAM DI FAKULTAS USHULUDDIN
A. PROGRAM KHUSUS
Program Khusus dirancang dengan beberapa spesifikasi, baik mengenai penerimaan calon mahasiswa, kualifikasi calon mahasiswa maupun pengelolaan pembelajarannya. Sebagian besar aktivitas mahasiswa program ini dirancang dengan menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, baik dalam kelas formal, kelas non-formal (halaqah) maupun aktivitas keseharian.
Untuk menunjang program pembelajaran, seluruh mahasiswa Program Khusus ini akan mendapatkan beasiswa dan gratis asrama tahun pertama. Jika mampu mempertahankan prestasi, akan diusahakan untuk mendapatkan beasiswa tahun-tahun berikutnya.
Adapun jadwal penerimaan mahasiswa Program Khusus adalah sebagai berikut:
1. 1 Mei s.d. 4 Juli 2011 : Pendaftaran
2. 5 Juli 2011 : Tes (Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Potensi Akademik
3. 10 Juli 2011 : Pengumuman
4. 23 Juli 2011 : Registrasi

B. PROGRAM REGULER
Mahasiswa kurang lebih 100 orang mahasiswa Program Reguler akan mendapatkan beasiswa tahun pertama. Jika mampu mempertahankan prestasi, akan diusahakan untuk mendapatkan beasiswa tahun-tahun berikutnya. Program Reguler ini akan menerima mahasiswa baru melalui dua jalur:
1. Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru IAIN Walisongo Semarang (sesuai dengan ketentuan IAIN Walisongo Semarang)
2. Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru Fakultas Ushuluddin dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Melampirkan nilai rapor semester I kelas 12 atau ijazah/syahadah yang disahkan oleh pimpinan lembaga.
b. Mengisi formulir yang disediakan oleh Fakultas Ushuluddin
c. Pendaftaran pada 1 Mei s.d. 30 Juni 2011 (cap pos)
d. Tes seleksi diadakan secara langsung pada saat pendaftaran.
e. Pengumuman: 10 Juli 2011

FASILITAS:
1. Ruang kuliah dilengkapi dengan multi media, internet dan LCD
2. Sistem informasi akademik berbasis internet
3. Work station internet dan fasilitas hotspot
4. Perpustakaan dengan koleksi buku dan kitab terlengkap serta didukung digital library
5. Lapangan olah raga, Laboratorium Psikoterapi, Filsafat, Tafsir Hadits dan Perbandingan Agama
6. Media praktek kemampuan bahasa asing
7. Studio musik
8. Suasana kampus yang sejuk dan rindang
9. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Seluruh mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih kegiatan ekstrakurikuler dalam rangka pengembangan soft-skill. Beberapa UKM diantaranya:
- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Idea: dalam bidang jurnalistik, wacana dan http://www.blogger.com/img/blank.gifdhttp://www.blogger.com/img/blank.gifesain grafis
- RGM-One FM: dalam bidang radio dan broadcasting
- Teater Metafisis: dalam bidang keteateran, musikalisasi puisi dan musik
- Jam’iyyah Hamalah A-Qur’an (JHQ): dalam bidang kajian Al-Qur’an, rebana dan kaligrafi
- Ushuluddin Sport Club (USC): dalam bidang keolahragaan
- Ushuluddin Language Club (ULC): dalam bidang kebahasaan; Arab dan Inggris.

Office: Jl. Prof. Dr. Hamka KM. 1 Ngaliyan Semarang Telp: (024) 7601294, e-mail: ushuluddin_smg@yahoo.co.id

Untuk info pendaftaran di fakultas lain, silahkan lihat di sini.

By: Admin

Jumat, 29 April 2011

Training Jurnalistik dan Falak

Training Jurnalistik dan Administrasi pada Sabtu Pon, 20 Rabi'ul Akhir 1432 H/26 Maret 2011 M di Gedung Serbaguna Raudhatul Jannah Perum Bank Niaga, dan Pelatihan Falak di samping rumah Dr. H. Izzuddin, M. Ag pada Ahad Kliwon, 13 Jumadil Awwal 1432 H/17 April 2011 M merupakan dua agenda yang telah terlaksana.

By: Admin

Saya Bukan Pakar Tapi "Pekir"

Majalah Arwaniyyah
“Waduh saya belum mandi mas”, kelakar bapak dua anak sehabis mengajari beberapa siswahttp://www.blogger.com/img/blank.gif di kediamannya untuk belajar kaligrafi arab, ketika menyambut kedatangan kru Arwaniyyah. Sebagai seorang yang didedikasikan masyarakat sebagai pakar kaligrafi, tentunya bukanlah hal yang mudah untuk mencapainya. Terlebih lagi untuk menjaga dan mengembangkan penghargaan itu.

Terbukti beliau yang kebetulan mendapat anugerah Allah lewat talenta menulis halus ini, mendirikan Lembaga Kaligrafi Kudus yang sampai saat ini masih bertahan dan semakin berkembang, dengan jumlah siswa lebih dari 120 orang, baik di tingkat anak-anak maupun remaja. Namun menanggapi masalah penganugerahan tersebut, Juara Kaligrafi tingkat Nasional ini tidak mau membesar-besarkannya. Sehingga laki-laki yang lebih menjunjung tinggi nilai kesederhanaan ini lebih nyaman di sebut “Pekir”(mlarat) dari pada pakar, tegasnya.

Sebelum menekuni bidang kaligrafi arab, laki-laki yang diberi nama M. Noor Aufa Siddiq pernah menekuni jalur tilawah sampai pada tahun 1977. Setelah itu, beliau lebih menitik beratkan konsentrasinya pada dunia kaligrafi. Putra dari pasangan Sjoehoed Siddiq dan Badriyati dan pengasuh Lembaga Kaligrafi Kudus, mengaku belajar kaligrafi secara autodidak, dengan mencermati kaidah-kaidah yang ada serta mencoba mengevaluasi sendiri karya-karya orang lain sebagai referensi sebelum berkarya. Keseriusan dan ketekunannya dalam berlatih, membuahkan hasil yang gemilang. Pada masa-masa akhir 1980-an namanya mulai dikenal pada kancah nasional. Hingga pada akhirnya, keluwesannya dalam menggoreskan tulisan-tulisan arab, melambungkan namanya di event-event internasional.

Kesederhanaan dan ketelatenan, membuat pengarang Buku Pedoman Tahsinul Khot, tidak lupa dengan masyarakat awam. Meski nama dan prestasi yang melambung, ayah Yazid Husain ini, tetap mengabdikan diri untuk mendampingi para pemula yang ingin belajar seni kaligrafi di kota kelahirannya. Sebuah wadah untuk ngangsu kaweruh kaligrafi beliau dirikan di lingkungan rumahnya, sekitar tahun 1983 atas dorongan beberapa rekan seprofesinya.

Awalnya hanya privat, namun mengingat semakin banyaknya peserta yang belajar, untuk efektifitas waktu, beliau membuka lembaga pendidikan Kaligrafi. Dari lembaga ini sudah banyak menelurkan ahli-ahli dalam bidang seni kaligrafi di tingkat daerah maupun nasional.

Disamping menggeluti dunia seni kaligrafi, salah satu penulis Mushaf Raksasa ini juga mempunyai pekerjaan yang tak jauh dari talentanya, yaitu mendapat kepercayaan untuk menulis kitab-kitab. Adapun pengalaman batin yang sangat menarik ketika menekuni profesi sebagai penulis kitab adalah, beliau mendapat kesempatan belajar pada kitab tersebut, sebelum orang lain mempelajarinya. Profesi ini sudah beliau geluti sejak lama, mulai sekitar 1970-an dengan menulis di percetakan-percetakan yang ada di sekitarnya hingga sampai ke daerah Surabaya.

Semakin tinggi sebuah pohon, maka semakin besar angin menerpa. Ujian pun datang pada saat Aufa (panggilan akrab Noor Aufa Shiddiq) mengendarai sepeda motor. Pada insiden tersebut, beliau berusaha menyelamatkan keutuhan tangan kanannya dan mengorbankan anggota tubuh lainnya. Hal ini dilakukan karena rasa cinta dan sayangnya atas anugrah Allah yang turun pada tangan kanannya. Bukan hanya itu, cobaan yang bersifat moral juga sering beliau alami, pada saat mengikuti lomba tak jarang terjadi kedzaliman-kedzaliman yang menimpanya. Namun hal ini tidak membuat beliau patah arang, karena beliau memegang prinsip menang bukan selamanya pemenang.

Secara arif juga, beliau memandang masalah materi (kekayaan yang berupa harta benda), tidak menjamin hidup jadi tentram. Kekayaan sejati adalah ilmu. Baginya, ilmu mampu membekali orang lain untuk menjadi kaya. “Dengan ilmu orang akan menjadi maju, dengan seni hidup menjadi indah. Dan keindahan hidup adalah cerminan dari ketentraman batin yang menjadi harapan setiap manusia,” tambahnya mengakhiri pembicaraan.
PROFILE
Nama : H. M. Noor Aufa Shiddiqhttp://www.blogger.com/img/blank.gif
Tempat/Tgl. Lahir : Kudus 22 April 1957
Alamat : Langgar Dalem 21 Kudus
Pekerjaan : Guru
Istri : Noor Umamah
Ayah : Sjoehoed Siddiq
Ibu : Badriyati
Anak : Yazid Husni
Nila Sofiana
Pendidikan : SLTA
Organisasi :
1. Asosiasi Kaligrafi Internasional
2. Pengurus Cabang Nu Kabupaten Kudus
3. Dewan Hakim Tahsinul Khath Tk Nasional
4. Pembina Kaligrafi Prop. Jawa Tengah
Prestasi :http://www.blogger.com/img/blank.gif
1. Juara Nasional Tahun 1988 di Bandar Lampung
2. Juara Festival Istiqlal I tahun 1991 di Jakarta
3. Juara Festival Istiqlal II tahun 1995 di Jakarta
4. Juara Tingkat Asia tahun 1992, 1994, 1996 di Brunei Darussalam
Karya :
1. Ornamen-ornamen hiasan kaligrafi di Masjid Agung Kudus
2. Ornamen-ornamen hiasan kaligrafi di Masjid Agung Jawa Tengah
3. Ornamen-ornamen hiasan kaligrafi di Masjid Agung Baiturrahman
4. Buku Pedoman Tahsinul Khath
5. Mushaf Raksasa
Motto Hidup : “Dengan seni hidup ini semakin indah”
Hobby : Nulis Kitab.

By: Admin

Kamis, 07 April 2011

Training Jurnalistik dan Administrasi

Di pagi yang sedikit mendung ada beberapa panitia sedang menyiapkan acara KMKS. Di sebelah utara Musholla Raudhatul Jannah, acara pada hari itu akan dilaksanakan. Sabtu Pon, 20 Rabi’ul Akhir 1432 H/26 Maret 2011 M tepatnya, Training Jurnalistik dan Administrasi dilaksanakan. “Acara ini merupakan program kerja dari Departemen Pengkaderan”, kata Husnut Tahhari selaku ketua Panitia Pelaksana acara ini. Dengan peserta dari pengurus dan sedulur KMKS sendiri serta undangan dari organisasi daerah lain turut memeriahkan acara tersebut.

Sekitar 30 orang mengikuti pelatihan dengan antusias. Bertempat di gedung serbaguna Madin Raudhatul Jannah Perum Bank Niaga, acara pun dimulai pukul 09.30 WIB. “Tidak semua orang dapat menulis. Menulis merupakan hal yang dapat kita banggakan di kemudian hari”, tutur pembina KMKS, Hj. Arikhah, M. Ag dalam sambutannya pagi itu.
Acara yang diketuai oleh Husnut Thahhari itu terbagi dalam empat materi. Yang pertama adalah Jurnalistik yang disampaikan oleh Ammar Mahmud, S. Th. I pukul 09.15-10.45. Lulusan Fakultas Ushuluddin Program Khusus (FUPK) tahun 2010 itu menyampaikan seputar dunia jurnalistik dengan kilau yang memukau peserta. Dimulai dengan berita, essay, opini, artikel, puisi, resensi, cerpen serta diakhiri dengan teknik wawancara.
Setelah itu disambung lagi dengan Layout dan Desain Grafis oleh M. Rikza Muqtada pukul 10.45-11.45. Didalamnya mencakup layout buletin, majalah dan lain-lain serta desain grafis pamflet, MMT, spanduk dan brosur. Setelah itu dilanjutkan dengan istirahat, sholat dan makan.

Pukul 13.00 WIB adalah materi Surat-Menyurat, LPJ dan Keadministrasian KMKS yang disampaikan oleh Sekretaris Umum KMKS, Nila Chusniya. Tentang penomoran surat, hal, pembuka, isi, penutup, letak tandatangan dan stempel dan format LPJ adalah bagian dari materi ini. Setelah selesai dengan beberapa pertanyaan dari peserta, kemudian materi ini ditutup pukul 13.45 WIB. Setelah itu, materi terakhir adalah Proposal yang disampaikan M. Akmaluddin. Segala yang menyangkut teknis dan mekanisme proposal dibahas didalamnya.

Pukul 14.30 adalah Follow Up Planning pelatihan ini, dengan pembentukan dua kelompok buletin. Kelompok pertama diketuai oleh Rofiqoh Rahmawati dan kelompok kedua diketuai oleh M. Khoirul Fatihin.

Esoknya, Ahad Wage, 21 Rabi’ul Akhir 1432 H/27 Maret 2011 M adalah realisasi dari program kerja Departemen Olahraga dan Bakat Minat, yaitu jalan pagi bersama. “Jalan pagi kali ini didominasi angkatan 2009 dan 2010. Ini dikarenakan banyak angkatan 2008 memiliki agenda tersendiri di rumah (pulang Kudus, red) sehingga mereka tidak bisa mengikuti acara ini”, terang Ricky Rahman, ketua umum KMKS.

By: Admin